Entri Populer

Tampilkan postingan dengan label feature. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label feature. Tampilkan semua postingan

Demo Petani dan Aliran Dana Pabrik Rokok

Written By Unknown on Selasa, 30 November 2010 | 12.22


Pekerja mengangkat daun tembakau yang telah dijemur di rumah salah satu pengepul tembakau di Dusun Mranggen, Kelurahan Mranggen, Kecamatan Bansari, Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (18/9/2010). Petani tembakau di sekitar Parakan, Temanggung, dan Wonosobo merugi akibat mengalami gagal panen. Hal ini disebabkan karena curah hujan yang tinggi pada masa panen tembakau. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO


M. Latief

Aksi besar-besaran petani yang digalang APTI bukan berjalan atas inisiatif murni para petani. Menurut isi dokumen yang diteken tanggal 5 Maret 2010 tersebut, dana aksi APTI juga mengalir dari pabrik rokok.

Kompas.com - Melihat rekam jejak kelahirannya, apakah APTI benar-benar mewakili petani tembakau? Mari, kita lihat sendi-sendi organisasi ini satu persatu.

Yang pertama soal keanggotaan. Menurut pengakuan APTI, jumlah anggota di Jawa Tengah saja tercatat 600.000 orang. Dari jumlah itu, 60 persen di antaranya berprofesi sebagai petani tembakau dan perangkat desa. Sisanya, 40 persen merupakan anggota yang berasal dari kelompok masyarakat umum, mulai dari bekas PNS dan perwakilan buruh tani.

Para anggota ini, menurut Ketua DPC APTI Temanggung Ahmad Fuad, tersebar di Jawa Tengah, terutama Temanggung, dan daerah sentra tembakau lainnya. APTI mengaku sudah membentuk pengurus anak ranting/cabang (PAC) di kecamatan dan pedesaan. Di Temanggung, dari 20 kecamatan yang ada, 12 di antaranya merupakan penghasil tembakau.

"Di tingkat kelurahan kita melibatkan perangkat desa sebagai pengurus. Petani tak harus menjadi angggota APTI, hanya kita himbau," kata Fuad.

Petani anggota diberi prioritas setiap kali ada bantuan dari pemerintah, seperti subsidi pupuk atau pembagian alat rajang dari Dinas Perkebunan.

”Yang mendapat bantuan adalah desa-desa yang sudah menjadi anggota,” tambah Fuad.

Masih menurut Fuad, APTI juga menjembatani petani anggota dengan beberapa bank untuk mendapatkan modal tanam.

“Petani yang ingin pinjam ke bank bisa didampingi rekomendasi APTI, karena orang-orang dari pegunungan tak bisa pinjam ke bank karena nilai tanahnya tak memadai,” katanya.

Selain turun ke jalan dan melobi parlemen, kampanye pro-rokok yang digelar AMTI juga menyasar masyarakat terdidik, dengan memasang sejumlah iklan yang menentang pengaturan konsumsi rokok di koran-koran nasional. Sedikitnya, kelompok ini memasang iklan setengah halaman, sebanyak dua kali di Harian Kompas, yang bernilai sekitar Rp 227,5 juta untuk sekali pasang.

Tak Kenal Maka Tak Sayang

Namun, penelusuran Kompas.com di lapangan menunjukkan, bahwa klaim tentang jumlah anggota dan program-program bantaun kepada petani itu, patut diragukan. Dari perangkat organisasi yang ada, APTI tak menunjukkan kelasnya sebagai lembaga yang memiliki ratusan ribu anggota.

APTI yang konon memiliki ratusan ribu anggota dan organisasinya berakar hingga ke desa-desa itu, bahkan hampir tak dikenal oleh sejumlah petani tembakau Temanggung – daerah yang menjadi ”basis” organisasi ini. Kalaupun ada yang pernah mendengar, mereka memastikan bahwa APTI tak pernah memberikan ”sentuhan” apapun yang berhubungan langsung dengan kebutuhan petani tembakau, baik dalam hal tata niaga, edukasi pertanian, dan maupun modal kerja.

“Buat apa asosiasi, saya tidak tahu, jadi tidak ikut,” kata Sono, petani sekaligus pengepul di Kecamatan Bansari, Temanggung.

Wahno, petani lain di daerah yang sama malah tak pernah mendengar apa itu APTI. Sementara itu, Hudi, petani tembakau asal Ngadirejo mengatakan memang pernah mengikuti penyuluhan di kantor Kepala Desa.

”Tapi cuma penyuluhan, bukan bantuan bibit atau pinjaman modal,” katanya.

Ismanto, petani tembakau Tlahab mengaku tahu tentang APTI. Tetapi, menurut dia, keberadaan lembaga ini tak berpengaruh bagi kehidupan dan kesejahteraan petani. Ismanto pernah meminta APTI memperbaiki diri dengan terjun langsung ke desa-desa, tapi sampai sekarang belum juga dilakukan.

“Saya tidak tahulah, mungkin juga mereka tak punya modal,” kata Ketua Kelompok Tani Margorahayu, Desa Tlahab, Kecamatan Kledung, Temanggung ini.

Ikhtiar Ismanto mencoba tumpangsari kopi-tembakau untuk berjaga-jaga jika harga tembakau jeblok pun malah ditentang APTI.

“Padahal penanaman kopi di sela-sela tembakau bisa membantu petani,” kata Ismanto.

”Mestinya asosiasi ini bertujuan untuk membuat petani sejahtera,” tambahnya.

Kusryati, Kepala Desa Tegalrejo, Ngadirejo yang juga merangkap Bendahara II APTI DPC Ngadirejo malah jelas-jelas mengakui bahwa APTI tak pernah memberi bantuan kepada para petani di wilayahnya. Kantor cabang APTI pun tak ada di kawasan itu.

“Tingkat desa belum ada, baru sampai kecamatan,” kata kepala desa yang menjabat sejak 2007 ini.

Aliran Dana Pabrik

Sejauh ini, APTI memang tak didukung prasarana organisasi yang memadai. Di tingkat nasional, kantor sekretariat DPP APTI menempati satu ruangan kecil di Gedung Departemen Pertanian.

Di tingkat provinsi dan Kabupaten Temanggung, kantor sekretariat bahkan menyatu dengan rumah tinggal ketua organisasi, yaitu rumah ketua DPD APTI Jateng, Wisnu Brata, dan kediaman DPC APTI Temanggung, Ahmad Fuad.

APTI juga tak tampak menggelar program kegiatan, kecuali untuk acara insidental seperti mengawal isu-isu yang berkembang seputar RPP Tembakau. Dengan mengatasnamakan petani, APTI menentang pelbagai rencana pemerintah untuk mengendalikan penyebaran konsumsi rokok.

Karena itu, pertemuan pengurus atau anggota pun tidak ada jadwal yang rutin. Agenda rapat dibuat jika ada perkembangan isu yang perlu dibahas. Tak ada pertemuan rutin membahas kebutuhan petani dalam hal edukasi pertanian atau hal lain.

“Tak ada rapat rutin, hanya sering duduk satu meja membahas isu-isu RPP, karena isu tembakau terus bergulir,” kata Timbul, Bendahara APTI.

Keterangan paling gamblang datang dari Ahmad Fuad. Menurut Ketua DPC APTI Temanggung ini, asosiasi yang mengatasnamakan petani tembakau itu lahir dengan dibidani oleh asosiasi industri rokok, Gabungan Pengusaha Pabrik Rokok Indonesia (GAPPRI).

"Sebagai pihak yang paling terkena imbas dari pengendalian tembakau, industri rokok sangat kuat menyokong APTI," katanya.

Lebih dari itu, Fuad mengakui, APTI yang mestinya merupakan organisasi milik petani dan memperjuangkan nasib petani, justru mendapatkan back-up finansial sepenuhnya dari pabrik rokok. Fuad tak menjelaskan bagaimana dukungan finansial ini.

Namun, dari dokumen yang ditemukan Kompas.com, sokongan uang itu tampak dalam sejumlah aksi yang dilakukan APTI, karena organisasi ini tak memiliki sumber dana reguler seperti iuran anggota. Seperti dituturkan Bendahara APTI, Timbul, sumber pendanaan APTI diperoleh secara insidental, sesuai kebutuhan.

“Tak ada iuran, kalau ada kepentingan, seumpama harus ke Jakarta, kita urunan saja,” katanya.

Lebih lanjut Timbul menjelaskan, bahwa dukungan industri bisa berupa moril, juga materil.

”Petani terbatas kemampuannya. Jujur saja, paling dikasih uang transpor,” tambahnya.

APTI Membantah, Pabrik Berkelit

Namun, indikasi adanya sokongan dana dari industri dibantah keras Ketua DPD APTI Jateng Wisnu Brata. Dengan tegas ia menyatakan, tak ada sedikitpun kucuran dana dari pihak industri – seperti ingin menegaskan bahwa APTI merupakan asosiasi petani yang independen.

“Tidak ada sama sekali,” kata Wisnu. ”Kalau Pemda memang menyumbang tiga bis. Yang membantu kami adalah para grader, bukan pabrik,” tambahnya.

Menurut Wisnu, grader menyumbang tiga bis, pengusaha Temanggung menyumbang dua bis, total yang berangkat ke Jakarta sebanyak 49 bis.

”Semua swadaya masyarakat bukan industri. Tak ada bantuan dari Djarum,” katanya tegas.

Betulkah? Dokumen yang diperoleh Kompas.com dari seorang sumber di APTI menunjukkan sebaliknya?

Aksi besar-besaran petani yang digalang APTI bukan berjalan atas inisiatif murni para petani. Menurut isi dokumen yang diteken tanggal 5 Maret 2010 tersebut, dana aksi APTI juga mengalir dari pabrik rokok.

Menurut dokumen tersebut, seluruh aksi menghabiskan dana hampir Rp 368 juta. Untuk menutup kebutuhan tersebut, empat pabrik rokok nasional yang punya gudang tembakau di Temanggung menyumbang, yaitu masing-masing Gudang Garam Rp 33 juta, Djarum (Rp 34 juta), Bentoel (Rp 5,5 juta) dan Nojorono (Rp 5,5 juta) atau total jendral Rp 78 juta. Di akhir aksi tercatat ada defisit anggaran sebesar Rp 12.495.000, yang kemudian ditalangi oleh Gudang Garam dan Djarum perwakilan Temanggung.

Mengenai aliran dana ini, PT Djarum, satu-satunya pihak perusahaan rokok yang bersedia mengonfirmasi, juga membantah. Director of Public Affairs PT Djarum Suwarno M Serad mengatakan, pihaknya sudah mengecek langsung sokongan dana tersebut ke Temanggung. Ia menuturkan, PT Djarum sama sekali tidak memberikan dana tersebut.

"Kami sudah cek langsung dan tidak ada dana mengalir dari pihak Djarum. Besar kemungkinan itu adalah dana dari pribadi, tapi secara resmi dari perusahaan tidak ada," kata Suwarno.

Selain pabrik rokok, dana aksi juga disokong para juragan tembakau, yang rata-rata menyumbang antara Rp 1 - Rp 5 juta. Bahkan, dalam dokumen tersebut, Pemda Kabupaten Temanggung sendiri menyumbang Rp 18 juta. Dukungan dana terbesar memang tercatat berasal dari DPD APTI Jateng di bawah pimpinan Wisnu Brata yang menyokong hingga Rp 190 juta.

Pengakuan dari sumber terpercaya Kompas.com juga menyebut, bahwa APTI juga kecipratan jatah dana bagi hasil cukai tembakau (DBHCT), yang semestinya digunakan untuk mendongkrak APBD kabupaten penghasil tembakau. Menurut sumber tersebut, APTI memeroleh dana tersebut dari Pemda Kabupaten Temanggung. Tahun 2010, APTI menerima Rp 60 juta dari Rp 13 miliar dana bagi hasil cukai tembakau yang diterima Pemkab Temanggung.

Wisnu lagi-lagi membantah. Ia katakan, lembaganya tidak mendapatkan bantuan dari dana bagi hasil cukai tembakau. Ia hanya mengatakan, pemakaian dana bagi hasil tersebut masih terlalu luas dan sumbangannya ke petani masih minim.

“APTI organisasi nirlaba, tidak ada gaji, tidak punya uang saku sepeserpun untuk ke luar kota,” katanya, seperti memberi permakluman.

Menurut Wisnu dana bagi hasil cukai tembakau masih nongkrong di Dinas Perkebunan.

AMTI dan HM Sampoerna

Lalu bagaimana dengan AMTI yang gencar memasang advertensi di koran untuk menentang RPP Pengendalian Tembakau?

Misi AMTI tak jauh berbeda dengan APTI, yakni untuk membela nasib petani tembakau dan melindungi kelestarian tembakau nasional. Lembaga ini lahir akhir Januari 2010, dan diproklamirkan sebagai wadah perjuangan bagi petani tembakau, cengkeh, pekerja, konsumen, peritel, asosiasi, maupun pabrikan rokok dalam rangka melestarikan industri tembakau Indonesia.

Dalam situs AMTI jelas-jelas disebut bahwa organisasi ini disokong penuh oleh raksasa industri rokok, PT HM Sampoerna Tbk.

“Secara langsung petani memang tak terlibat. Kami di asosiasi yang turun ke bawah mencari permasalahan petani,” ujar Yudha Sudarmaji, anggota APTI yang mengaku duduk di Departemen Hubungan Antarlembaga APTI-AMTI.

Menurut Yudha, AMTI merupakan asosiasi petani yang bertujuan untuk menemukan sistem budidaya tembakau yang baik bagus dan efisiensi tembakau. AMTI juga bertekat untuk menangani persoalan trading yang dikuasai para tengkulak dan merugikan petani. Ia menambahkan, AMTI juga punya agenda tahunan dengan industri.

“Kita punya data berapa tembakau yang akan diserap pabrik. Kami punya akses langsung ke pabrik dan berusaha sejajar dengan pabrik. Kita adalah mitra, ibarat dua sisi uang logam. Kami mediator antara petani dan pabrik,” katanya.

Petani Dimanfaatkan

Ihwal hal itu, Ketua Bidang Advokasi Komisi Nasional Pengendalian Dampak Tembakau, Tulus Abadi menilai, dukungan industri rokok terhadap ‘asosiasi petani’ menjadi pertanda yang jelas bahwa kekuatan arus bawah telah dimanfaatkan untuk mengamankan kelanggengan industri tersebut. Kedua asosiasi yang muncul sebagai respon atas RPP Pengendalian Dampak Tembakau itu, menurut Tulus, lebih memperjuangkan kepentingan industri ketimbang petani.

“Industri rokok tidak berani tampil ke depan, tapi menggunakan kaki tangannya untuk melawan pengaturan ini. APTI tidak menyuarakan hak-hak petani, tapi kepentingan industri rokok,” katanya.

Tulus mendorong agar para penggiat pengendalian tembakau bergandengan dengan petani tembakau yang tulen. Petani tembakau, kata Tulus, selama ini hanya dijadikan korban industri rokok, terutama dalam penentuan kualitas tembakau (yang menentukan harga)

“Ini pelanggaran atas hak-hak petani yang justeru diabaikan APTI,” katanya.

Menurut Tulus, esensi RPP telah disampaikan secara keliru kepada petani. Aturan ini hanya berbicara soal kesehatan, bukan soal pertanian tembakau. Tak satu pun pasal melarang petani menanam tembakau, karena hak itu dijamin UU Pertanian.

Bagi Ismanto, petani tembakau merupakan “modal kerja” pabrik, sehingga sudah semestinya nasib petani menjadi kepedulian pabrik, meskipun melalui “jembatan” seperti APTI.

“Kalau petani miskin terus, siapa yang tanggung jawab?” katanya. (LTF)

sumber : http://www.kompas.com/tembakau/tulisan2.html

12.22 | 0 komentar | Read More

Petani Tembakau: Maju Kena, Mundur Kepentok


Petani memanen daun tembakau di Dusun Lamuk Gunung, Kelurahan Legoksari, Kecamatan Tlogomulyo, Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (22/9/2010). Petani tembakau di sekitar Parakan, Temanggung, dan Wonosobo merugi akibat mengalami gagal panen. Hal ini disebabkan karena curah hujan yang tinggi pada masa panen tembakau sehingga mengakibatkan kualitas dan produktivitas tanaman tembakau menurun.
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO


Hindra

Namun hujan bukanlah satu-satunya pukulan yang membuat petani jatuh “knock-out”. Di masa sulit seperti sekarang petani tetap harus membayar pelbagai potongan

KOMPAS.com – Inilah musim panen paling buruk bagi petani tembakau Temanggung. Hujan lebat berkepanjangan sepanjang Agustus hingga September lalu telah mematikan “emas hijau” yang menjadi sumber penghidupan mereka.

Ribuan petani gagal panen dan merugi hingga ratusan juta rupiah. Musim panen yang buruk itu semakin terasa pahit karena praktik tata niaga tembakau –setidaknya di Temanggung-- bukannya meringankan beban, tapi malah semakin memberatkan petani.

Hudi, pemilik tiga hektar kebun tembakau di Tegalrejo, Kecamatan Ngadirejo, mengaku rugi hingga Rp 15 juta. Selama musim tanam ini, Hudi menghabiskan Rp 20 juta untuk membeli bibit dan pupuk, tapi hasilnya hampir tak ada. Tahun lalu, ia bisa panen 40 keranjang, sekarang baru lima keranjang.

“Itupun sudah bagus,” kata Hudi, ditemui akhir September lalu.

“Ada yang tidak panen sama sekali,” imbuhnya.

Nasib yang sama menimpa Ismanto, petani di Tlahap, Kecamatan Kledung. Tahun lalu, dari setiap hektar kebunnya, ia dapat memanen tiga kuintal tembakau, kini hanya 92 kilo. Sebagian besar modal Ismanto hilang ditelan hujan. Ia mengaku telah menghabiskan Rp 30 juta, belum termasuk ongkos panen, untuk musim tanam tahun ini. Hasilnya?

”Hanya Rp 11,5 juta,” katanya.

Petani Knock=Out

Nasib Eno, petani di Desa Loji, Tegalrejo, Ngadirejo, lebih parah lagi. Hujan yang terus mengguyur bukan hanya membanjiri kebun tembakaunya dengan air, tapi juga menbanjiri kehidupannya dengan tunggakkan utang. Di awal musim tanam, simpanan Eno yang Rp 15 juta hanya cukup untuk membeli bibit, pupuk, pestisida dan cadangan biaya perawatan.

Untuk menyewa lahan, Eno masih harus cari pinjaman modal Rp 10 juta, dengan bunga tak main-main: 40 persen satu musim tanam. Kini, Eno harus memutar otak bagaimana mambayar pinjaman Rp 14 juta itu. Hingga masa panen berakhir, Eno baru mendapatkan 60 kilo tembakau kering, atau hampir sepersepuluh hasil panen tahun lalu.

“Gimana mau untung, sudah habis buat bayar utang,” keluh Eno.

Wahno pemilik kebun tembakau seluas 750 meter persegi di Desa Bansari merasa masih bisa bersyukur. Ia mengaku, musim ini ia tidak meminjam uang dari juragan.

“Tahun lalu saya bisa panen 15 keranjang, sekarang cuma dapat tiga keranjang,” ujarnya.

Ia mengaku ikhlas modal Rp 25 juta raib akibat hujan. Hingga petikan kedua, akhir September lalu, Wahno baru mendapat uang tak sampai Rp 3 juta.

Temanggung merupakan salah satu sentra tembakau terpenting Indonesia. Lahan tembakau Temanggung merupakan lima persen total lahan tembakau nasional. Tembakau Voor-Oogst (ditanam musim hujan dan dipanen musim kemarau) yang dihasilkan wilayah ini sebagian besar diborong produsen rokok besar, seperti Gudang Garam, Djarum, Nojorono, dan Bentoel. Tahun lalu, misalnya, Gudang Garam menyerap 6.500 ton tembakau Temanggung, sedangkan Djarum 2.500 ton.

Menurut Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan Kabupaten Temanggung, Rumantyo, hasil panen tembakau Temanggung tahun ini diperkirakan anjlok 40 persen menjadi sekitar 8.000 ton. Ini sangat disayangkan karena jumlah permintaan tembakau justru meningkat dari 12.000 ton (tahun 2009) menjadi 14.000 ton tembakau kering tahun ini.

Namun hujan bukanlah satu-satunya pukulan yang membuat petani jatuh “knock-out”. Di masa sulit seperti sekarang petani tetap harus membayar pelbagai potongan, antara lain potongan 20 persen dari berat kotor yang diterapkan grader (penentu kelas mutu tembakau yang ditempatkan pabrik di gudang). Jika petani menyetor 50 kilogram tembakau kering, misalnya, yang bisa jadi duit hanya 40 kilogram saja.

Menurut Hudi, potongan grader ini memang berlaku umum, tapi tingkat tarifnya berbeda. Di Muntilan, Jawa Tengah, yang hanya berjarak tak sampai 40 kilometer dari Temanggung, misalnya, potongannya hanya 10 persen. Bagi Hudi, Ismanto, Eno dan Wahno, potongan grader ini dirasa sangat memberatkan. Wajarnya, kata Hudi, grader hanya motong berat keranjang yang cuma sekitar lima kilogram.

Jalan Berkelok ke Pabrik

Selain potongan grader, sistem tata niaga tembakau membuat nasib petani semakin nelangsa. Sampai hari ini, petani tidak bisa menjual langsung ke pabrik, tapi harus melalui pengepul atau tengkulak, kemudian ke grader di gudang, baru kemudian pabrik. Yang punya akses ke gudang hanyalah para tengkulak, yang memiliki KTA alias Kartu Tanda Anggota (baca: Rantai Panjang Tata Niaga).

Di tingkat pengepul, petani sudah kena potongan biaya angkut Rp 10.000 tiap keranjang. Selain itu masih ada potongan biaya gendong (menurunkan keranjang dari truk ke gudang) Rp 5.000 dan biaya numpleg (menumpahkan isi keranjang) antara Rp 5.000-Rp 10.000 per keranjang. Total jendral, selain potongan grader 20 persen berat kotor, tiap keranjang masih kena pangkas, paling tidak Rp 20.000.

Jika nasib petani harus terbelit potongan macam-macam, nasib pengepul atau tengkulak justru sebaliknya: mereka mereguk untung gede-gedean hanya dengan modal koneksi dan uang. Menurut pengakuan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Petani Tembakau Indonesia Temanggung, Ahamd Fuad, yang juga menjadi pengepul, besarnya keuntungan tengkulak bisa 50 persen.

Timbul, Pengurus APTI Temanggung juga menyatakan hal senada.

“Jadi tengkulak untungnya lebih gede. Uang yang kuasa. Kalau petani kan harus berkeringat,” katanya.

Keterangan ini juga diakui Wiwit, mantan tengkulak untuk Gudang Garam. Kata Wiwit, tengkulak tak perlu capek-capek merawat lahan, bergelut dengan cangkul dan pupuk.

“Yang penting kenal petani dan punya modal. Kalau cuaca bagus, jual tembakau pasti untung,” katanya.

Sedapnya nasib tengkulak terutama disebabkan karena mereka memiliki kartu tanda anggota (KTA) – tiket masuk untuk menembus gudang (grader). Menurut Eno, sulit bagi petani kecil untuk mendapatkan kartu sakti itu.

“Susah, itu ada mafianya. Nepotisme. Mereka yang bisa masuk gudang hanyalah keluarga orang-orang gudang,” katanya.

Fuad menyatakan hal senada. Awalnya, pengetahuan Fuad soal tembakau nol besar. Belakangan, Fuad dapat durian tuntuh: teman sepermainan semasa sekolah di Temanggung memberinya KTA. Kartu inilah yang membawanya memasuki bisnis tembakau sampai sekarang. Menurut Fuad, begitu berharganya KTA, orang mau menyewanya dengan tarif Rp 20 juta-Rp 30 juta setiap kali musim panen. (HIN)

sumber : http://www.kompas.com/tembakau/tulisan3.html

12.20 | 0 komentar | Read More

Mobil Terbang Akan Segera di Jual Bebas Tahun 2011

Mobil terbang yang bikin heboh akhir tahun lalu, akhirnya mendapat izin terbang dari Federasi Administrasi Penerbangan (Federal Aviation Administration/FAA) Departemen Transportasi AS. Dengan izin ini, mobil bernama Terrafugia Transition itu sudah dapat memulai produksi pada model komersialnya.
Hanya saja, sebelum dijual untuk umum, FAA mengharuskan beberapa perubahan pada kokpit Terrafugia demi keamanan sopir yang juga pilot mobil terbang ini. Selain itu, pengendara mobil ini harus memiliki lisensi olahraga terbang. Sopir atau pilot bisa mendapatkan lisensi ini setelah menjalani 20 jam latihan terbang.
CEO Terrafugia, Carl Dietrich, mengatakan bahwa ini adalah terobosan dalam dunia mobilitas pribadi. "Perjalanan sekarang menjadi terintegrasi, mulai dari tanah langsung mengudara. Itulah yang diimpikan peneliti penerbangan sejak tahun 1918," ujarnya.
Rencananya, mobil terbang yang akan dilepas ke pasaran pada 2011 ini akan dibandrol sekitar 194.000 dolar atau Rp 1,78 miliar . Di udara, Terrafugia bisa terbang hingga 115 mph atau sekitar 450 mil per jam. Sayap pada mobil terbang ini dapat dilipat sehingga dapat disimpan di dalam garasi standar.
Mobil terbang ini dirancang untuk lepas landas dan mendarat di bandara setempat dan mengemudi di jalan mana pun. Transformasi dari pesawat ke mobil mengambil pilot kurang dari 30 detik.

Terrafugia yang dilepas ke pasaran nanti akan dilengkapi fitur keamanan tambahan, seperti airbag, pelindung kokpit dan juga penyerap energi ruang hampa.
Mobil terbang ini dikembangkan lulusan MIT (Massachusets Institute of Technology). Hingga kini, Terrafugia hanya bisa mengangkut pilot dan seorang penumpang.

sumber: http://blognyajose.blogspot.com/2010/10/mobil-terbang-akan-segera-di-jual-bebas.html
08.52 | 0 komentar | Read More

7 Hewan Mistis Harry Potter di Dunia Nyata

Hewan mistis di dunia Harry Potter tak serta merta datang dari imajinasi JK Rowling. Banyak diantara hewan itu berasal dari mitos kuno, dongeng bahkan hewan aneh nyata.
Berikut tujuh hewan mistis dari dunia Harry Potter itu.



7. Sphinx
Hewan ini memiliki badan singa dan kepala manusia. Sphinx digunakan orang Mesir kuno untuk mewakili dewa mereka. Hewan ini merupakan simbol kekuatan, kekuasaan dan kebangsawanan. Fir’aun dan ratu menyukai patung ini, bahkan meletakkan patung Sphinx pada nisan dan kuil pemakaman untuk menunjukkan hubungan kuat mereka dengan dewi Sekhmet, dewi yang digambarkan berkepala singa dan bertubuh wanita. Orang Mesir meyakini Sphinx menjaga harta karun, persis seperti Gringotts Wizarding Bank di Harry Potter.

6. Manusia Serigala
Manusia serigala digambarkan baik dan jahat di beberapa buku Harry Potter, namun dalam cerita rakyat, manusia serigala selalu berperan jahat. Dalam mitologi Yunani, Raja Lycaeon menyajikan sepiring daging manusia mentah pada raja para dewa, Zeus. Zeus marah dan mengubah Lycaeon menjadi serigala. Selama Abad Pertengahan, cerita manusia serigala berkelompok mengancam petani dan ternak menyebar cepat ke seluruh Eropa. Pada 1500-an di Bedburg, Jerman, ditemukan anggota badan di ladang, hal ini menakutkan warga desa. Pada 1589 ‘manusia serigala’ itu tertangkap. Namanya Peter Stubbe, ia mengklaim menjadi serigala ketika ia mengenakan kulit serigala. Ia dipenggal, dan dibakar di tumpukan kayu pada 31 Oktober 1590.

5. Griffin
Mitologi Griffin juga berasal dari Yunani. Makhluk menakutkan ini memiliki kaki depan, sayap dan kepala elang raksasa, serta tubuh dan kaki belakang singa. Hewan ini adalah pengawas Zeus. Orang Yunani yakin griffin berasal dari Asia dan India. Pada abad pertengahan, griffin selalu digambarkan menjaga benda berharga, seperti kotak perhiasan dan peti mati, makhluk ini juga memiliki peran sama di dunia Harry Potter.

4. Unicorn
Dalam dunia Harry Potter, unicorn merupakan kuda ajaib bertanduk tunggal yang digunakan untuk ramuan. Selain itu, darahnya dapat menghidupkan kembali orang yang sekarat. Filolog Yunani dan Romawi Kuno percaya tanduk unicorn dapat menyembuhkan banyak penyakit. Mitos unicorn di abad pertengahan Eropa menyatakan, jika minum dari tanduk unicorn maka akan terlindung dari racun.

3. Chimera
Makhluk mitologi Yunani ini digambarkan sebagai “The Iliad” dan “makhluk abadi, bukan manusia, badan depan berupa singa, kambing di tengah, ular di belakang, dan bernapas api. Orang Yunani yakin binatang menjijikkan ini lahir dari gunung api di Lycia, Asia Kecil. Chimera juga digambarkan meneror desa Lisia sampai akhirnya terbunuh anak panah pahlawan Yunani, Bellerophon. Dalam dunia nyata, “chimera” merupakan istilah umum percobaan medis menggunakan sel dan DNA manusia-hewan.

2. Centaur
Hewan ini tinggal di Hutan Terlarang Sekolah Sihir Hogwarts, centaur bertubuh kuda dan berkepala manusia. Dalam seni Yunani, centaur digambarkan di atas batu pahatan kuno yang ditemukan di Skotlandia. Terdapat teori centaur berasal dari kebingungan penonton saat melihat orang menunggang kuda untuk pertama kalinya.

1. Phoenix
Sebagai pelindung Albus Dumbledore, Fawkes sang phoenix sangat mirip dengan gambaran awal burung kekal. Legenda mengatakan, burung berwarna merah berbulu emas itu dapat hidup selama 1.000 tahun. Pada titik itu, ia akan terbakar dan terlahir kembali dari abu. Phoenix mewakili keabadian jiwa di Romawi, Yunani, Mesir, China, Kristen dan mitologi asli Amerika. Phoenix di kehidupan nyata hanyalah seekor ubur-ubur. Ubur-ubur hydrozoan (Turritopsi Nutricula) memiliki sel-sel dengan siklus tanpa akhir dari tahap polip dewasa belum matang ke tahap dewasa matang. Alhasil, ubur-ubur ini meregenerasi seluruh tubuhnya berulang kali.[ito]

08.20 | 0 komentar | Read More

7 Keajaiban Albino dalam Dunia Hewan

yang menyebabkan suatu makhluk hidup menjadi Albino adalah karena terjadinya gen yag resesive dari kedua orangtuanya. Hampir semua tipe dari hewan dapat lahir dalam kondisi albino, bahkan makhluk invertebrata sekalipun seperti kepiting atau ikan.

Berikut ini adalah 7 hewan albino yang sangat luar biasa :

1. Albino Alligator

Hanya ada sedikit sekali bahkan dapat dihitung jari jumlah alligator/buaya putih yang ada di dunia. Tak tidak semuanya benar-benar murni sebagai albino. Gambar di atas adalah Bouya Blan, buaya albino berusia 22 tahun yang tinggal di Florida. Hewan albino ini memiliki pigmentasi yang sangat sedikit, bahkan matanyapun nyaris tak berwarna.

Selanjutnya adalah White Diamond yang lahir di Louisiana namun dibesarkan di Germany’s Serengeti Safari Park. Buaya berusia 15 tahun tersebut merupakan varian buaya Mississppiensis albino satu-satunya di Eropa!

2. Albino Snake

Ular dapat menunjukkan beberapa variasi dari pola abino, dan kulit mereka akan berpola mulai dari warna putih salju hingga warna yang tampak seperti cetakan yang fotocopy yang kering. Sebagai pemangsa yang bergerak secara diam-diam, ular albino memiliki kerugian dalam dunia hewan buas (dikarenakan warna kulitnya yang terang) dan mereka biasanya tidak dapat bertahan hidup lebih lama.

3. Albino Peacock

Tidak perlu dijelaskan lagi betapa cantiknya burung merak albino pada gambar tersebut. Warna putihnya sungguh dapat menarik bukan hanya merak betina melainkan juga hewan-hewan lainnya yang ada di sekitarnya.

Siapa yang tidak kagum melihat merak jantan di atas? Sangat langka bahkan dijadikan sebagai maskot dari NBC Television Network.

4. Albino Zebra

Sungguh sangat unik sekali, di saat zebra sejenisnya berpola garis hitam putih, namun tidak demikian dengan albino di atas.

Beberapa zebra albino memiliki pola dimana terdapat garis putih seperti zebra kebanyakan, hanya saja warna hitamnya tidak tampak, karena tidak memiliki pigmentasi.

Gambar diatas bukanlah gambar zebra albino, melainkan percampuran antara kuda putih dan zebra non albino. Warna yang sangat luar biasa!

5. Albino Gorilla

Sebagai satu-satunya gorila albino yang berhasil diselamatkan, Snowflake sudah banyak mempesona para pengunjung kebun binatang selama hampir 40 tahun, sebelum akhirnya meninggal karena kanker kulit pada akhir tahun 2003

Kebanyakan gorila hanya dapat bertahan hidup selama 25 tahun, sehingga Snowflake sudah berhasil memecahkan rekor tersebut Selama hidupnya, Snowflake sudah melakukan 22 kali pembuahan, namun tidak satupun keturunannya yang berwujud albino!

Here’s a short video of Snowflake taken at his home in the Barcelona Zoo:
Snowflake

Kontributor dari website dari TotallyLooksLike.com menunjukkan bahwa Snowflake terkadang justru menyerupai manusia ketimbang hewan, hehehe

6. Albino Doplhin

Lumba-lumba albino pertama kali terlihat pada tahun 1962 dan sejak 1994, terlihat kembali di sekitar Teluk Mexico. Yang terakhir terlihat diberi nama “Pinky”, seekor lumba-lumba moncong botol yang kini dibesarkan di Louisiana’s Lake Calcasieu. Pinky kini menjadi lumba-lumba yang banyak menarik turis.

Jenis lumba-lumba albino lainnya hidup di Sungai Amazon Brazil. Namun memiliki asal yang berbeda. Yang sebelah kiri adalah Amazon Pinky, sedangkan yang sebelah kanan adalah American Pinky.

7. Albino Whale

The Predator is just really niceThe Predator is just really niceThe Predator is just really niceThe Predator is just really niceThe Predator is just really nice
Thumbs upAda Yang Pernah Lihat Gorilla Albino?


Quote:
[Sekalian di sundul ya gan, hehehe
Lets Support PETA : People for Ethical Treatment of Animal by The Predator's Thread]
Great White! 7 Keajaiban Albino dalam Dunia Hewan
SpoilerGreat White: for

Albino, kondisi yang menyebabkan suatu makhluk hidup menjadi adalah karena terjadinya gen yag resesive dari kedua orangtuanya. Hampir semua tipe dari hewan dapat lahir dalam kondisi albino, bahkan makhluk invertebrata sekalipun seperti kepiting atau ikan. Berikut ini adalah 7 hewan albino yang sangat luar biasa :

1. Albino Alligator

SpoilerGreat White: for

Hanya ada sedikit sekali bahkan dapat dihitung jari jumlah alligator/buaya putih yang ada di dunia. Tak tidak semuanya benar-benar murni sebagai albino. Gambar di atas adalah Bouya Blan, buaya albino berusia 22 tahun yang tinggal di Florida. Hewan albino ini memiliki pigmentasi yang sangat sedikit, bahkan matanyapun nyaris tak berwarna.

SpoilerGreat White: for

Selanjutnya adalah White Diamond yang lahir di Louisiana namun dibesarkan di Germany’s Serengeti Safari Park. Buaya berusia 15 tahun tersebut merupakan varian buaya Mississppiensis albino satu-satunya di Eropa!

2. Albino Snake

SpoilerGreat White: for

Ular dapat menunjukkan beberapa variasi dari pola abino, dan kulit mereka akan berpola mulai dari warna putih salju hingga warna yang tampak seperti cetakan yang fotocopy yang kering. Sebagai pemangsa yang bergerak secara diam-diam, ular albino memiliki kerugian dalam dunia hewan buas (dikarenakan warna kulitnya yang terang) dan mereka biasanya tidak dapat bertahan hidup lebih lama.

SpoilerGreat White: for

Ular albino berkepala dua, sungguh sangat tidak beruntung, namun akan sangat luar biasa jika dapat bertahan hidup dalam waktu lama. Pemiliknya mengakui bahwa kesulitan terbesar yang dihadapinya adalah karena dua kepalanya sering saling mematok satu sama lain! Sehingga dikuatirkan tidak akan dapat bertahan hidup dengan lama.

3. Albino Peacock

SpoilerGreat White: for

Tidak perlu dijelaskan lagi betapa cantiknya burung merak albino pada gambar tersebut. Warna putihnya sungguh dapat menarik bukan hanya merak betina melainkan juga hewan-hewan lainnya yang ada di sekitarnya.

SpoilerGreat White: for

Siapa yang tidak kagum melihat merak jantan di atas? Sangat langka bahkan dijadikan sebagao maskot dari NBC Television Network.

4. Albino Zebra

SpoilerGreat White: for

Sungguh sangat unik sekali, di saat zebra sejenisnya berpola garis hitam putih, namun tidak demikian dengan albino di atas.

SpoilerGreat White: for

Beberapa zebra albino memiliki pola dimana terdapat garis putih seperti zebra kebanyakan, hanya saja warna hitamnya tidak tampak, karena tidak memiliki pigmentasi.

SpoilerGreat White: for

Gambar diatas bukanlah gambar zebra albino, melainkan percampuran antara kuda putih dan zebra non albino. Warna yang sangat luar biasa!

5. Albino Gorilla

SpoilerGreat White: for

Sebagai satu-satunya gorila albino yang berhasil diselamatkan, Snowflake sudah banyak mempesona para pengunjung kebun binatang selama hampir 40 tahun, sebelum akhirnya meninggal karena kanker kulit pada akhir tahun 2003

Kebanyakan gorila hanya dapat bertahan hidup selama 25 tahun, sehingga Snowflake sudah berhasil memecahkan rekor tersebut Selama hidupnya, Snowflake sudah melakukan 22 kali pembuahan, namun tidak satupun keturunannya yang berwujud albino!

Here’s a short video of Snowflake taken at his home in the Barcelona Zoo:
Snowflake

SpoilerGreat White: for

Kontributor dari website dari TotallyLooksLike.com menunjukkan bahwa Snowflake terkadang justru menyerupai manusia ketimbang hewan, hehehe

6. Albino Doplhin

SpoilerGreat White: for

Lumba-lumba albino pertama kali terlihat pada tahun 1962 dan sejak 1994, terlihat kembali di sekitar Teluk Mexico. Yang terakhir terlihat diberi nama “Pinky”, seekor lumba-lumba moncong botol yang kini dibesarkan di Louisiana’s Lake Calcasieu. Pinky kini menjadi lumba-lumba yang banyak menarik turis.

SpoilerGreat White: for

Jenis lumba-lumba albino lainnya hidup di Sungai Amazon Brazil. Namun memiliki asal yang berbeda. Yang sebelah kiri adalah Amazon Pinky, sedangkan yang sebelah kanan adalah American Pinky.

Awalnya banyak yang mengira sebagai Great While Shark, namun kemudian diangkat menjadi Great White Whale! Ikan Paus Albino teramat sangat langka sekali sehingga keberadaannya banyak mengundang perhatian. Paus bernama Migaloo hidup di perairan hangat di Southern Ocean di sekitar Australia. Spesies lainnya bernama seperti Beluga juga berwarna putih, namun bukan albino, karena albino bisa dilihat dari warna matanya.

Ini adalah foto Ikan Paus Putih yang di abadikan oleh photografer Antonio Moreano in the Pacific Ocean off the coast of the Galapagos Islands.

Sumber: http://tidakmenarik.wordpress.com/2009/11/02/7-keajaiban-albino-dalam-dunia-hewan/
08.13 | 0 komentar | Read More

Hiii... Lagi Bugil, Debby Ayu Didatangi Hantu

                    Debby Ayu (Foto:Elang Riki Yanuar/okezone)
Debby Ayu (Foto:Elang Riki Yanuar/okezone)

BEKASI - Berakting di film horor, Debby Ayu punya pengalaman menyeramkan. Saat menjalani adegan telanjang di film 13 Cara Memanggil Setan, artis seksi itu didatangi hantu.

"Di film ini aku berperan sebagai Tera yang terlibat dalam kelompok remaja yang menemukan Kitab Serat Jawa Kuno. Waktu itu ada adegan mandi, lalu tiba-tiba aku melihat sosok aneh," cerita Debby, ditemui di lokasi syuting di kawasan Bekasi, Selasa (30/11/2010).

Lantaran ketakutan, Debby langsung lari terbirit-birit. Padahal dia sedang dalam keadaan tanpa busana. Menanggalkan pakaian di film yang diproduseri Ki Kusumo itu, Debby merasa punya tantangan khusus.

"Ini tuntutan skenario dan merupakan adegan yang tetap harus aku lakukan. Yang penting aku coba untuk profesional saja. Apalagi aku melihat sutradaranya bagus. Jadi yang muncul bukan kesan porno yang jorok, tapi malah artistik," tegasnya.

Berani vulgar di film garapan sutradara asal Hong Kong A Liung Wong itu, bintang film Susuk Pocong ini mengaku mendapat bayaran tinggi. Namun, artis berusia 22 tahun itu tak mau berakting cuma demi honor besar.

"Hanya kebetulan saja bayarannya lebih tinggi daripada film aku sebelumnya. Tapi bukan berarti aku mau akting hanya demi bayaran tinggi. Aku mau akting karena memang aku suka dunia akting," imbuhnya.


sumber : http://id.omg.yahoo.com/news/hiii-lagi-bugil-debby-ayu-didatangi-hantu-zwp4-398549.html

06.57 | 0 komentar | Read More

15 Stadion Terbesar Di Dunia

Stadion terbesar adalah ikon olah raga yang paling populer, meskipun itu sepak bola ataupun yang lain inilah beberapa nama stadion dan fotonya yang terbesar di dunia, Indonesia juga mempunyai stadion yang besar dan juga masuk dalam 15 Stadion terbesar di dunia yaitu apa lagi kalau bukan GBK (Gelora Bung Karno) sayang meskipun stadion kebanggaan masyarakat Indonesia ini masuk di 15 Stadion terbesar di dunia, tapi prestasi Olah raganya masih kalah di banding dengan negara lain.

Inilah Stadion-Stadion Terbesar di dunia yang memiliki kapasitas penonton Lebih besar dari pada yang lainnya.

1. Rungrado May Day Stadium
Terletak di Pyongyang, Korea Utara dan mampu menampung 150.000 penonton

2. Salt Lake Stadium
Terletak di Calcutta, India dan mampu menampung 120,000 penonton

3. Estadio Azteca
Terletak di Mexico City, Mexico Mexico dan mampu menampung 114,465 penonton

4. Bukit Jalil National Stadium
Terletak di Kuala Lumpur, Malaysia dan mampu menampung 110,000 penonton

5. Jawaharlal Nehru Stadium
Terletak di New Delhi, India dan mampu menampung 100,000 penonton

6. Melbourne Cricket Ground
Terletak di Melbourne, Australia dan mampu menampung 100,000 penonton

7. Camp Nou
Stadion ini di miliki oleh klub sepak bola BARCELONA, stadion ini terletak Barcelona, Spain yang mampu menampung 98,772 penonton

8. Est dio do Maracan
Terletak di Rio de Janeiro, Brazil mampu menampung 95,000 penonton

9. Wembley Stadium
Stadion ini adalah stadion kebanggaan warga Inggris terletak di London, England mampu menampung 90,000 penonton

10. Azadi Stadium
Terletak di Teheran, Iran stadion ini mampu menampung 90,000 penonton

11. Gelora Bung Karno Stadium
Stadion terbesar di Indonesia ini yang terletak di Jakarta, Indonesia mampu menampung 88,000 penonton

12. Luzhniki Stadium
Stadion ini terletak di Moscow, Russia mampu menampung 84,745 penonton

13. Telstra Stadium
Stadion ini terletak Sydney, Australia mampu menampung 83,500 penonton

14. Olimpiyskiy
Stadion ini terletak di Kyiv. Ukraine mampu menampung 83,450 penonton

15. Stadio Giuseppe Meazza
Stadion ini adalah stadion dari 2 klub besar di Italia yaitu Inter Milan dan AC Milan, tapi Untuk Stadion AC Milan Stadion ini bernama SAN SIRO, stadion ini terletak di Milan, Italia mampu menampung 82,955 penonton

sumber: http://ceef88.blogspot.com/2010/01/15-stadion-terbesar-di-dunia.html
06.42 | 0 komentar | Read More